It's just a space for my mind

Thinking Based on Design & You Will be Rich

Hai semua para pembaca setia blog-blog yang ada di wordpress.com,

Saya kembali lagi disini untuk menulis post di blog saya setelah kira-kira seminggu kemaren sempat vakum menulis.

Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba menulis suatu topik yang sangat menarik untuk dibahas oleh kita semua. It is all about DESIGN THINKING.


Untuk menceritakan apa itu design thinking, saya mencoba menantang anda semua pembaca setia, dengan dua benda yaitu APEL dan SPIDOL MARKER. Jika Anda sekalian diberikan dua benda tersebut, apa yang akan kalian pikirkan? Semua kreativitas Anda akan teruji disini.

Apabila Anda sekalian sudah berpikir dan mencoba menjadi seorang yang biasa, maka sudah barang pasti Anda hanya akan memikirkan benda-benda tersebut secara parsial / terpisah antara keduanya. Namun, seperti yang sudah Saya jelaskan, Anda dituntut untuk bisa menjadi orang yang KREATIF.

Apabila Anda menyuruh saya untuk memikirkan dua hal tersebut, yang ada di pikiran saya adalah saya tertarik untuk dapat menghubungkan dua hal tersebut. Mengapa? karena saya benar-benar ingin menjadi orang yang kreatif dan dapat berpikir di luar kotak. Namun, semuanya tidak berhenti sampai disini. Kreativitas yang tidak diwujudkan dan hanya dalam angan-angan sungguh merupakan hal yang sangat bodoh. Alangkah lebih baik dan produktif, apabila kita juga memiliki DESIGN THINKING way of life di dalam hidup kita. Dengannya, semua kreativitas yang sudah kita pikirkan dan ciptakan akan dapat menjadi sebuah mahakarya. In this part, I will try to explain the relationship between apel and spidol marker through the process of design thinking. Secara lebih jauh, proses design thinking ini dapat digunakan oleh kita semua apabila kita ingin melatih berpikir secara kreatif.

1. Observe

Pada tahap ini kita mengamati bagaimana lingkungan sekitar memahami tentang Apel dan Spidol marker. Kita harus bisa melibatkan pikiran serta emosi kita secara mendalam hingga kita dapat menggali apa yang orang-orang pikirkan tentang dua benda tersebut. Secara umum, yang terbayang di otak manusia apel adalah buah berwarna merah yang sering ditemukan di pasar-pasar bersama buah-buah lain seperti jeruk, pisang dan buah-buah lainnya. Kemudian, spidol marker adalah alat yang digunakan oleh para guru di berbagai sekolah untuk dapat menulis di white board. Namun, apabila kita dapat berpikir secara lebih mendalam dan mengamati lingkungan sekitar, dunia antara keduanya baik apel dan spidol marker dapat menjadi lebih luas. Kita tahu bahwa jenis dari buah ini sangatlah banyak. Salah satu jenis yang lumayan dikenal selain apel merah adalah apel hijau. Buah jenis ini dikenal dengan rasanya yang tidak kalah dengan apel merah kemudian aromanya yang memiliki khasiat yang luar biasa. Berdasarkan studi di Smell dan Taste Treatment and Research Foundation di Chicago, orang dengan kelebihan berat badan yang menghirup aroma buah apel hijau tersebut ketika merasa lapar mengalami lebih banyak penurunan berat badan dibandingkan mereka yang tidak menghirupnya. Hal ini disebabkan karena aromanya dapat mengurangi nafsu makan. Berdasarkan penjelasan tersebut, pada proses design thinking selanjutnya kita dapat lebih mengaitkan hubungan apel hijau tersebut dengan spidol marker.

2. Synthesize

Pada tahap kedua ini, kita diajak untuk dapat berpikir lebih jauh lagi tentang apel dan spidol marker setelah kita melakukan observing. Kita sudah mengetahui bahwa apel memiliki tipe lain, yaitu apel hijau yang memiliki suatu aroma yang sangat berkhasiat bagi kesehatan. Nah setelah mengetahui itu, pada tahap ini kita dituntut untuk dapat mengetahui kebutuhan yang bentuknya masih tidak jelas atau bayang-bayang, yang dalam bahasa kerennya disebut unstated needs. Mungkin, setelah mengetahui tipe lain dari apel beserta khasiat aromanya kita dapat memenuhi kebutuhan orang-orang dengan hal tersebut. Namun, disini karena kita dituntut untuk dapat berpikir secara kreatif, kita dapat menghubungkan aroma apel hijau ini dengan spidol marker. Dan jawabannya, kita akan dapatkan pada proses selanjutnya, yaitu brainstorming.

3. Brainstorm

Pada tahap ketiga ini, kita melakukan proses brainstorming dimana kita menuliskan apa saja yang terlintas di pikiran kita tentang hubungan apel hijau dan spidol marker. Jangan membatasi pikiran kita biarkan dia mengalir seperti air yang mengalir. Walaupun hal tersebut seperti tidak masuk akal, tetap utarakan dan tulis. Setelah saya melakukan proses ini, yang terlintas di pikiran saya salah satunya adalah memasukkan aroma apel hijau tersebut ke dalam aroma tinta spidol tersebut. Seperti yang kita ketahui, pada umumnya aroma dari tinta spidol sekarang ini sangatlah menyengat dan tidak membuat nyaman. Mungkin bagi kita kalangan anak muda, hal tersebut bukanlah suatu masalah yang besar. Namun, kita tahu bahwa kebanyakan consumer dari spidol ini adalah para guru yang mayoritas sudah berumur.

4. Vote

Dari semua ide-ide yang ditampung pada proses brainstorming, pada proses inilah ide-ide tersebut akan dipilih hingga menjadi satu. Pemilihan ini berdasarkan bagaimana ide tersebut masuk akal untuk dapat diwujudkan berdasarkan budget yang dimiliki dan fungsi yang ditawarkannya. Pada tahap ini, saya akhirnya memilih ide untuk tetap menjadikan aroma tinta spidol menjadi aroma apel hijau. Pertimbangan ini saya ambil karena saya tertarik dengan fenomena kesehatan yang ada di masyarakat tentang orang tua. Seperti yang telah saya jelaskan pada bagian sebelumnya, karena kebanyakan consumer spidol marker adalah orang yang sudah berumur, maka spidol marker beraroma apel hijau ini akan sangat berfungsi bagi kesehatan mereka. Fenomenanya adalah di saat mereka sudah berumur seperti itu, maka mereka dituntut untuk dapat menjaga dan mengurangi makan mereka. Hal ini dikarenakan pada saat umur-umur seperti mereka, penyakit-penyakit seperti kolesterol, asam urat, darah tinggi, obesitas akan menyerang mereka. Dengan mereka menggunakan spidol beraroma apel hijau ini pada saat mereka mengajar, secara tidak langsung mereka menghirup aroma tersebut dan mereka dapat merasakan khasiatnya. Biasanya mereka lapar sehabis mengajar, tetapi setelah menggunakan produk tersebut, hal tersebut tidak akan terjadi lagi.

5. Prototype

Pada proses kelima ini, produk spidol marker beraroma apel hijau dibuat dan diujicobakan di pasar terutama pada lembaga-lembaga pendidikan. Setelah diuji coba maka nantinya akan diliat bagaimana reaksi pasar sehingga dapat dihasilkan suatu perbaikan produk untuk kedepannya.

6. Story Telling

Pada bagian akhir dari proses ini, kita dituntut untuk dapat membuat suatu cerita perjalanan hingga pada akhirnya dapat tercipta produk spidol marker beraroma apel hijau ini. Tujuan dari cerita ini adalah untuk dapat membuat produk kita terlihat semakin eksklusif dan semakin menarik di mata pasar.

Begitulah sedikit gambaran tentang proses yang namanya design thinking. Satu kata yang hanya bisa diucapkan, AMAZING. Awalnya, saya dapat menulis dan setertarik ini pada design thinking karena saya benar-benar mengaguni seorang praktisi yang pada waktu kira-kira 2 minggu yang lalu datang sebagai GUEST LECTURE di SBM-ITB. Beliau adalah orang yang benar- benar dalam hidupnya menerapkan DESIGN THINKING as his way of life. ADI PANUNTUN is his name. Pada saat beliau datang 2 minggu yang lalu, saya sebagai pendengar hanya bisa melongo dan terkagum-kagum dengan kuliahnya. Apalagi pada saat beliau memperkenalkan diri, ternyata dia adalah the film maker of Cin(T)a. Wowwww, saya cuman bisa angkat tangan dengan hasil prestasinya. Dengan keterbatasan sarana dan alat pendukung pada saat itu, ternyata film ini malah merebound pada akhirnya dan dapat ditampilkan di beberap anegara seperti UK, Australia, Malaysia, and Thailand. Yang mengejutkannya lagi, film ini pertama kali dirilis di UK, bekerja sama dengan duta besar indonesia untuk UK.

 

Secara ringkas, dalam kuliah yang berdurasi + 2 jam tersebut, beliau mengatakan bahwa setiap orang sebenarnya memiliki caranya masing-masing dalam berkreativitas. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus melatih kreativitas kita dengan menggunakan DESIGN THINKING PROCESS sebagai kerangka berpikir dan kalau bisa menjadi salah satu the way of our life. Dengan begitu, kreativitas kita tidak hanya merupakan suatu angan-angan belaka tetapi menjadi suatu barang yang dapat berguna bagi kehidupan. Tipsnya adalah berani untuk keluar dari batas-batas yang kita miliki. Pola pikir masyarakat pada umumnya sangat terbatasi dengan ekspetasi mereka sendiri sehingga suatu hal yang TIDAK BIASA tidak akan tercipta. Bagaimana akan tercipta kalau pemikirannya juga adalah pemikiran yang BIASA, bukan yang BREAKING THE RULES.

Beliau juga memberikan suatu kisah nyata bagaimana pada akhirnya teh botol sosro dan aqua menjadi salah satu barang yang menjadi TOP OF MIND dari pasar. Para penciptanya yaitu Pak Sosrodjodjo (Teh Botol Sosro) dan Pak Tirto Utomo (Aqua) benar-benar telah menerapkan prinsip dari design thinking proses walau pada prosesnya mereka menerima suatu reaksi keras dari pasar. Mereka berdua berani berpikir di luar kotak dan tidak biasa hingga menjadikan teh dan air dikemas dalam suatu kemasan.



Next, buat pengetahuan tambahan saja dan tetap masih ada kaitannya dengan DESIGN THINKING…

Seperti yang kita ketahui bahwa setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda. Sama juga seperti yang ada di pasar. Ada dua kelompok yang benar-benar memiliki suatu pemikiran yang berbeda tentang fenomena future retail market place. 2 kelompok itu adalah :

1. Traditional Business Strategy

STATIC. DATA. NUMBERS. PLAN. PROFIT-ORIENTED.

Itulah mungkin kata-kata yang dapat menggambarkan kelompok yang satu ini. Penuh perencanaan, semuanya butuh perhitungan dan analisis, sehingga terkesan keadaanya sangatlah statis dan tidak fleksibel. Tujuan utama dari kelompok ini hanyalah profit, profit dan profit.

 

2. Innovation and Design Class


FLEXIBLE. DESIGN. OUT OF THE BOX. CUSTOMER SATISFACTION.

Sungguh berbeda memang diantara keduanya. Mungkin seperti langit dan bumi. Semuanya begitu flexibel, santai, dan tidak banyak perencanaan. Karena memang tujuan utamanya juga bukan semata-mata untuk profit tapi untuk kepuasan customer. Semua mengalir begitu saja, dunianya tidak biasa dan selalu terbentuk ide-ide gila baru setiap harinya.

 

Sekian

Terimakasih telah membaca 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s